Semua panduan

VLESS vs VMESS vs Shadowsocks: Protokol Mana yang Harus Anda Gunakan?

VLESS adalah yang tercepat dan paling siluman di antara ketiganya serta merupakan pilihan terbaik untuk mengalahkan sensor, VMESS adalah pendahulunya yang lebih tua dan lebih berat, sedangkan Shadowsocks adalah proksi ringan yang mudah dijalankan tetapi lebih mudah dideteksi.

Shadowsocks: klasik yang ringan

Shadowsocks adalah proksi terenkripsi sederhana yang dibangun untuk lolos dari firewall dasar. Ia cepat, ringan pada sumber daya, dan didukung secara luas, yang menjadikannya alat andalan selama bertahun-tahun. Kompromisnya adalah sistem deep packet inspection (DPI) modern semakin mampu mengenali pola lalu lintasnya, sehingga di jaringan paling ketat ia lebih mudah diblokir.

VMESS: kuda pekerja yang fleksibel

VMESS diciptakan untuk platform V2Ray agar lebih sulit diidentifikasi daripada Shadowsocks. Ia menambahkan enkripsinya sendiri dan autentikasi berbasis waktu, serta mendukung banyak transport. Fleksibilitas itu ada harganya: VMESS membawa lebih banyak overhead dan handshake-nya masih bisa dikenali oleh DPI canggih, menjadikannya opsi menengah saat ini.

VLESS: penerus yang cepat dan siluman

VLESS adalah protokol yang lebih baru dari proyek Xray dan merupakan default yang direkomendasikan. Ia melepaskan enkripsi bawaan VMESS agar tetap ramping dan sebagai gantinya mengandalkan TLS, yang memangkas overhead dan meningkatkan kecepatan. Dipadukan dengan Reality dan XHTTP, VLESS dapat meniru situs web nyata, menjadikannya yang paling sulit dari ketiganya untuk dideteksi atau diblokir oleh DPI.

Perbandingan kecepatan dan enkripsi

Untuk kecepatan mentah, VLESS biasanya memimpin karena membawa overhead paling sedikit, diikuti Shadowsocks, dengan VMESS sering kali yang paling berat. Soal enkripsi, ketiganya menjaga lalu lintas Anda tetap privat: Shadowsocks dan VMESS mengenkripsi di tingkat protokol, sementara VLESS bersandar pada TLS standar yang kuat. Dalam praktiknya masing-masing cukup aman; perbedaan sebenarnya adalah seberapa baik mereka menyembunyikan diri.

Siluman dan anti-sensor

Di sinilah protokol-protokol ini paling berbeda. Shadowsocks paling mudah dideteksi, VMESS selangkah lebih baik, dan VLESS dengan Reality adalah yang terkuat karena menyamarkan koneksi Anda sebagai lalu lintas biasa ke situs seperti google.com. Di wilayah yang disensor berat seperti Rusia dan Iran, VLESS Reality adalah cara paling andal untuk tetap tersambung.

Mana yang harus Anda pilih?

Pilih VLESS (dengan Reality) ketika Anda menghadapi DPI atau pemblokiran agresif dan menginginkan kecepatan serta siluman terbaik. Pilih Shadowsocks ketika Anda menginginkan koneksi sederhana dan cepat di jaringan yang tersaring ringan. VMESS adalah cadangan yang solid jika sebuah server atau klien hanya menawarkannya. Kabar baiknya, Anda tidak harus memilih membabi buta.

Veepen mendukung VLESS (dengan Reality dan XHTTP), VMESS, dan Shadowsocks dalam satu aplikasi gratis untuk Android dan Android TV, sehingga Anda dapat mengganti protokol kapan saja dan selalu menggunakan yang paling cocok di jaringan Anda.